Sersan Eka..KOMANDO,

Gambar

Setelah Diputusin Admin IDM Kopassus Cantik Itu Betah Menjomblo

Setelah kasus penyerangan Lapas Cebongan, Sleman, beredar foto wanita anggota Kopassus. Tentu saja foto ini tak ada hubungannya dengan kasus penyerangan tersebut. Foto beredar melalui postingan di jejaring sosial, facebook, twitter, bahkan BBM.

Judul fotonya saja Kopassus cantik. Dalam foto ini tampak seorang wanita dengan pakaian loreng Kopassus darah mengalir, lengkap dengan baret merah dan semua brevet Kopassus. Tak lupa sebuah kacamata hitam menambah manis wajahnya yang ayu. Foto itu pun menimbulkan kehebohan di dunia maya.

Banyak orang bertanya benarkah ada anggota Kopassus secantik ini? Atau cuma model yang mengenakan pakaian Kopassus?

Ternyata wanita ini benar-benar anggota Kopassus. Namanya Sersan Dua Eka Patmawati.

“Saya kaget foto saya banyak di google, BBM, dan juga facebook. Saya juga nggak tahu itu foto itu bisa ada dan tersebar,” ucap sersan cantik ini sambil tertawa saat berbincang dengan merdeka.com, Selasa (16/4).

Eka mengaku tidak tahu siapa yang menyebarkan foto itu. Tapi dia tidak marah fotonya jadi beredar luas. Dia cuma tertawa-tawa.

“Nggak marah kok,” katanya.

Ketika sejumlah orang yang meminta foto saat HUT Kopassus, Eka dengan senang hati berpose. Komando!

Sersan Dua Eka Patmawati mungkin anggota Kopassus yang paling cantik. Di tengah pasukan baret merah yang gagah perkasa, sosoknya kerap menjadi perhatian. Lalu apakah gadis berusia 24 tahun ini sudah ada yang punya?

“Belum. Saya belum punya pacar kok,” kata Sersan Eka sambil tertawa saat berbincang dengan merdeka.com, Selasa (16/4).

Eka mengaku terlalu sibuk menjadi tentara. Setiap hari dihabiskan untuk latihan atau menjalankan tugas sebagai asisten pribadi Danjen Kopassus Mayjen TNI Agus Sutomo. Kadang saat akhir pekan, dia masih harus menyelesaikan tugas.

“Nggak sempat, nggak ada waktu. Namanya tentara kalau Sabtu-Minggu dipanggil ya harus siap,” kata wanita berdarah Makassar ini.

Eka sebenarnya punya rumah pribadi di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat. Karena jauh dia kemudian tinggal di mess wanita Kopassus bersama rekan-rekannya.

“Seminggu sekali biasa baru pulang. Tapi kalau banyak tugas ya tidak pulang,” kata gadis manis ini tersenyum.

Sersan Dua Eka Patmawati mungkin layak dinobatkan jadi anggota Kopassus paling cantik. Ternyata tak cuma cantik, wanita yang pernah jadi model ini juga tangguh. Sersan Eka jago menembak dan terjun bebas alias freefall. Kemampuan freefall ini cuma dimiliki tentara di satuan elite. Komando!

“Saya baru selesai terjun bebas. Di Kopassus, wanita dituntut harus bisa semua,” kata Sersan Eka saat berbincang dengan merdeka.com, Selasa (16/4).

Menurut Eka, menjadi anggota Kopassus sangat membanggakan. Apalagi pasukan ini disebut-sebut sebagai pasukan terbaik nomor tiga di dunia setelah Inggris dan Israel. Setiap prajurit pun dilatih untuk menjadi yang terbaik.

“Di sini kita dituntut untuk bisa berprestasi. Dari awal tes secara psikologi dan fisik, pastinya di Kopasus fisiknya harus lebih dari pada yang lainnya,” jelasnya sambil tersenyum manis.

Menurut Eka, prajurit wanita Kopassus lainnya pun berprestasi. Mereka kerap menyabet penghargaan di bidang militer maupun olahraga.

“Iya, ada yang ahli menembak, panahan, terjun payung, dan lain-lain,” kata wanita berdarah Makassar ini.

Imej Prajurit Komando Pasukan Khusus (Kopassus) adalah, kuat, hebat, dan berani. Melihat baret merah saja, orang sudah takut. Siapa sangka ada juga tentara Kopassus yang jelita.

Anggota Kopassus tersebut bernama Sersan Dua, Eka Patmawati. Dulunya wanita cantik ini adalah seorang model salah satu majalah di Jakarta. Demi menjadi tentara, Eka rela meninggalkan karirnya sebagai model.

“Saya sersan dua kurang lebih 2,5 tahun. Dari awal saya masuk pendidikan sekolah calon bintara (Secaba) umum. Lalu kita anggota Kowad, diseleksi dulu untuk menjadi Kowad (Korps wanita TNI AD) Kopassus,” kata Sersan Eka kepada Merdeka.com di sela-sela HUT TNI, Selasa (16/4).

Eka bercerita, menjadi Kowad Kopasus dengan Kowad-Kowad yang lain sangat jauh berbeda. Namanya juga pasukan khusus, tentu latihannya juga jauh lebih berat. Prajurit wanita juga diperlakukan sama baik secara pendidikan maupun keseharian dengan Kopassus Pria.

“Jadi, dalam menempuh Baret, dari namanya saja, berani, benar dan berhasil dari baret merah itu sendiri jadi membutuhkan perjuangan yang sangat besar. Tidak hanya pria, kita Kowad Kopasus juga menunjukkan harus bisa seperti yang lainnya,” tegas wanita berusia 24 tahun ini.

Eka mengaku betah berdinas. Sehari-hari dia bertugas sebagai staf pribadi Danjen Kopassus Mayjen Agus Sutomo. Sebagai tentara, disiplin pun jadi tuntutan.

“Meskipun hari libur atau di luar dari jam dinas kita dipanggil. Jadi, kita harus tetap standby. Tetap melaksanakan perintah atasan,” katanya.

Siap Sersan Eka. Komando!

Tugas & Cinta

Gambar

Heii.. Yang Sedang Pacaran sama TNI, 
yang siap menjadi istri TNI,
yang mau nikah sama TNI,
dan sudah jadi Istri TNI
sudah siapkah andaa..???

Karena TNI bukan seperti REXONA yang setia setiap saat
berarti anda harus selalu siap ditinggal tugas negara.
Karena TNI bukan seperti pengusaha minyak dengan bergelimang harta, berarti anda harus siap dengan hidup hemat.
Karena TNI bukan seperti Mereka yang bisa korupsi, Harta Sampai Ratusan MILIAR berarti anda harus siap hidup hanya dengan uang gaji Seadanya.

Tapi percayalah, cinta & kesetiaaan TNI dibawa sampai mati.
Karena mereka Tak Diajarkan Atasanya Untuk Beristri Banyak.
Nunjuk Foto DS.. 

Heii.. Pacar Polisi…. ( Isi Sendiri )

Xixixixixii….. Kaburrrrrrrrrrrrr………….

Kisah Pertempuran Seru Kopassus VS SAS Inggris di Kalimantan

Gambar
Hari ini Komando Pasukan Khusus TNI AD berulang tahun. Banyak cerita menarik seputar operasi militer dan sejarah pasukan elit ini.

Tahun 1963 Indonesia terlibat konfrontasi dengan Malaysia. Presiden Soekarno memerintahkan Panglima TNI menggelar Operasi Dwikora untuk menggagalkan pembentukan negara Malaysia.

Tidak ada pernyataan perang resmi seperti saat operasi militer Trikora merebut Irian Barat. Karena itu TNI tidak mengirim pasukan secara terbuka. Mereka mengirim gerilyawan-gerilyawan untuk membantu Tentara Nasional Kalimantan Utara (TNKU) yang berperang melawan pemerintah Malaysia.

Walau disebut gerilyawan, sebagian besar anggotanya justru pasukan elit TNI. Seperti Resimen Para Komando Angkatan Darat (RPKAD) yang sekarang disebut Kopassus. Selain itu ada juga Pasukan Gerak Tjepat (PGT) dari TNI AU. Seragam TNI diganti dengan seragam hijau TNKU. Identitas mereka pun dipalsukan untuk menghapus jejak keterlibatan Indonesia.

“Semua identitas TNI dicabut. Jangan sampai ketahuan kami pasukan TNI. Kami dibuatkan identitas baru, pokoknya kelahiran Kalimantan. Pakaian TNKU hijau-hijau dengan topi rimba,” kata Nadi, seorang bintara mantan anggota RPKAD saat berbincang dengan merdeka.com.

Tugas gerilyawan ini mengganggu perbatasan di sepanjang Sabah dan Serawak. Mereka juga bertugas melatih warga Kalimantan Utara tata cara bertempur.

Pasukan Malaysia yang terdesak kemudian meminta bantuan Inggris. Tidak tanggung-tanggung Inggris langsung mengirim sekitar satu batalyon pasukan komando Special Air Services (SAS). Inilah pasukan elite terbaik Inggris yang reputasinya melegenda ke seluruh dunia. Inggris juga mengirim pasukan Gurkha dan SAS tambahan dari Selandia baru dan Malaysia.

Komandan Pasukan Inggris di Malaya, Mayor Jenderal Walter Walker merasa perlu mendatangkan SAS karena merasa hanya pasukan elite ini yang bisa membendung pasukan gerilya asal Indonesia. Walker tak mau jatuh korban lebih banyak di kalangan Inggris.

Pertempuran antara SAS dan Gurkha melawan gerilyawan TNKU berlangsung seru. Lebatnya rimba Kalimantan menjadi saksi pertempuran yang tak pernah diberitakan media tersebut. Kadang pasukan Inggris mengalahkan gerilyawan TNKU dalam pertempuran. Kadang gerilyawan TNKU yang memukul pasukan SAS dan Gurkha. Sulit untuk mencatat secara pasti data-data pertempuran.

Dalam sebuah pertempuran di Kampung Sakilkilo tanggal 10 Juli 1964, tercatat TNKU meraih kemenangan. Saat itu dua peleton Gurkha melawan satu peleton TNKU. Dalam serangan tersebut, TNKU berhasil menewaskan 20 orang Gurkha tanpa satu pun korban jatuh di pasukan gerilyawan.

Dalam sebuah misi yang lain, kepala Komandan Pasukan Gerilya Mayor Benny Moerdani sempat dibidik penembak jitu SAS. Untungnya SAS tak jadi melakukan tembakan. Kalau gugur di Serawak, tentu Benny kemudian tak akan jadi Panglima ABRI di kemudian hari.

Pasukan Indonesia pun sempat menangkap prajurit SAS dalam sebuah pertempuran. Rencananya tawanan ini akan dibawa ke Jakarta sebagai bukti ada keterlibatan Inggris. Namun karena sulitnya medan, tawanan ini keburu tewas di jalan.

Dari pertempuran di Kalimantan ini pula kemudian SAS belajar mengembangkan taktik gerilya bertempur di hutan. Kalau tak pernah berhadapan dengan pasukan elit Indonesia, mereka tak akan punya taktik ini.

SOFTWARE MINIMARKET :: RP 1.850.000

Gambar

software minimarket atau program minimarket atau software kasir kami rancang khusus dengan desain yang mudah untuk digunakan oleh siapapun,aplikasi ini sangat cocok untuk usaha penjualan barang di minimarket,toko anda.dengan fitur yang lengkap,sehingga akan mempercepat proses transaksi di toko,minimarket anda.
fitur yang disediakan :

MASTER DATA

  1. login user -> software minimarket dilengkapi dengan password untuk masing2 user
  2. multi user-> software minmarket support untuk beberapa user,bisa ditambah,edit, dan dan di hapus
  3. Level Akses -> admin bisa mengatur user sesuai dengan wewenangnya masing – masing,sehingga akan mempermudah petugas minimarket dalam mengatur karyawannya
  4. support client server -> software minimarket dirancang dengan menggunakan database mysql versi terbaru,bisa melakukan akses antara client dan server, sehingga bisa digunakan untuk jaringan lokal maupun internet
  5. input data barang -> bisa edit,tambah,hapus » untuk input database kode barang, nama barang, harga beli, harga jual, diskon dan lain sebagainya
  6. Harga jual bertingkat, utk qty berbeda harga jual berbeda pada saat penjualan bisa di setting
  7. input jasa, saldo elektrik -> bisa edit,tambah,hapus
  8. input data supplier -> bisa edit,tambah,hapus
  9. input data pelanggan -> bisa edit,tambah,hapus
  10. input data cabang -> bisa edit,tambah,hapus
  11. input data member -> bisa edit,tambah,hapus
  12. input data kas -> bisa menggunakan beberapa kas
  13. input master biaya -> untuk keperluan biaya operasional

TRANSAKSI

  1. Penjualan di kasir bisa menggunakan scanner barcode, jika tidak ada barcode bisa melakukan pencarian manual dengan mengetik kode barang, kode barcode dan nama barang, autosearching tanpa harus pindah2 opsi pencarian
  2. Penjualan barang (Umum) -> bisa edit,tambah,hapus
  3. Penjualan Ke Cabang -> bisa edit,tambah,hapus
  4. Penjualan Partai/Grosiran -> Penjualan dalam partai besar, bisa edit,tambah,hapus
  5. Penjualan Ke Member(dapat point) -> bisa edit,tambah,hapus
  6. Penjualan Barang Tunai dan Tempo(Kredit)
  7. Diskon Bertingkat dalam Persen (%), Misal 50+20
  8. Pengiriman barang PO Continue reading →

Training Syllabus AbasSoft

 

Segera dibuka Kelas Destop Programming Profesional..,
persiapkan diri anda..!
Materi :
– Visual Basic 2008 Programming Fundamental
– SQL Server Database Development
– Data Access Programming Using Visual Basic 2008
– Project Akhir

# Materi :

Visual Basic 2008 Programming Fundamental

– .NET Framework Architecture
– VB 2008 Programming Constructs
– Designing Encapsulated Class Types
– Understanding Inheritance and Polymorphism
– Understanding Structured Exception Handling
– Understanding Object Lifetime
– Working with Interface Types
– Collections, Generics, and Nullable Data Types
– Delegates, Events, and Lambdas
– Operator Overloading and Custom Conversion Routines
– VB 2008 Specific Language Features
– .NET Assemblies

 

Data Access Programming Using Visual Basic 2008

– Introduction to ADO.NET
– Connection Object
– Command Object
– DataReader Object
– DataSet and DataAdapter
– Handling Exceptions
– Working with Text and Binary Data
– LINQ To SQL
– LINQ To XML
– Entity Framework
– Using Crystal Reports
– Setup And Deployment

 Implementing Crystal Reports 2008 

– Introducing Crystal Reports 2008
– Sorting and Grouping
– Analyzing with Advanced Selection Criteria
– Using Formulas
– Creating Custom Functions
– Making Your Reports Visually Appealing
– Using Sections and Areas
– Analyzing with Cross Tabs
– Creating Charts
– Using Subreports
– Interactive Reporting with Parameter Fields
– Exporting Reports to Different Format
– Reporting from SQL Databases
– Reporting from Proprietary Data Types